cara pemupukan padi

Cara Pemupukan Padi Yang Baik dan Benar Agar Hasil Berkualitas

Cara pemupukan padi yang baik dan benar agar padi bisa dipanen dengan maksimal dan juga banyak hasilnya. Mau tahu caranya ? Yuk simak cara pemupukan padi berikut ini agar anda juga lebih berhati-hati dalam melakukan pemupukan padi agar menjadi padi yang berkualitas dan berbobot lagi. Berikut beberapa penjelasan tentang pemupukan padi yang baik dan benar.

Cara Pemupukan Padi

1. Perhatikan Umur Tanaman

Sama seperti manusia, tanaman membutuhkan nutrisi yang berbeda pada setiap usia. Nutrisi yang dibutuhkan manusia pada masa bayi akan berbeda dengan nutrisi pada orang dewasa. Sama halnya dengan tanaman, termasuk padi. Pada usia tertentu, beras membutuhkan nutrisi khusus.
Saat padi masih muda, misalnya (0-2 minggu). Pada umur tersebut, tanaman padi masih tumbuh lambat, sehingga tidak terlalu membutuhkan urea (N). Di sisi lain, padi muda sangat membutuhkan fosfor (P), kalium (K) dan belerang (S). Aturan ini juga berlaku saat menggunakan pupuk kompleks. Perhatikan umur tanaman padi sebelum melakukan pemupukan dengan dua bahan yang berbeda (misal pemupukan SP harus dilakukan pada umur muda).

2. Waktu Pemupukan Juga Memiliki Dampak

Dengan pemupukan padi yang benar, waktu pemupukan juga diperhatikan. Ya, Anda tidak bisa sembarangan menaruh pupuk. Pemberian pupuk pada waktu yang tidak tepat dapat mengakibatkan pupuk tidak terserap dengan baik dan tanaman padi tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Kapan waktu yang tepat untuk pembuahan? Waktu terbaik untuk pemupukan adalah dari jam 8 pagi sampai jam 10 pagi. Pada titik ini embun telah meninggalkan tanaman dan matahari juga tidak terlalu panas. Anda juga bisa melakukan pemupukan di sore hari (dari jam 4 sore sampai jam 5 sore). Hindari pemupukan pada hari hujan atau mendung, karena berpotensi menghilangkan pupuk.

Baca juga : Cara menggunaan mesin penggiling padi dan juga spesifikasinya.

3. Setiap Tempat Pemupukan Memiliki Ukuran Yang Berbeda

Mungkin Anda mendapat rekomendasi pemupukan padi dari rekan kerja di daerah lain. Cara ini berhasil dan dapat meningkatkan hasil panen. Anda pasti tertarik untuk mencoba cara pemupukan beras ini. Tapi tunggu dulu, cara ini belum tentu berhasil untuk sawah dan tanaman padi Anda. Mengapa?
Hal ini dikarenakan tidak setiap tempat memiliki kebutuhan pupuk yang berbeda-beda. Jelas, daerah subur membutuhkan lebih sedikit pupuk daripada daerah gersang. Kandungan unsur hara pada tanah subur lebih tinggi dari pada tanah kering. Untuk melakukan ini, Anda harus benar-benar memahami seperti apa kondisi persawahan atau tanah untuk menanam padi.

4. Jangan Terlalu Pagi dan Jangan Sampai Terlambat

Selain sifat tanah, Anda juga perlu mengetahui kapan tanaman membutuhkan nutrisi dari pupuk. Jangan terlalu dini atau bahkan terlambat untuk memupuk tanaman padi. Hal ini justru membuat hasil panen kurang optimal.
Misalnya, pemberian pupuk N sebaiknya dilakukan pada saat tanaman berumur 40 hari (saat mulai membentuk malai atau bulir). Jangan menambahkan pupuk sebelum beras mencapai usia ini, karena ini hanya akan membuat retak menjadi kurang baik. Demikian juga padi tidak akan menghasilkan hasil yang optimal jika Anda terlambat melakukan pemupukan.

Bagaimana cara pemupukan padi yang baik dan benar ini juga tidak terlalu sulit untuk anda lakukan sendiri di rumah bukan ? Selain bisa membuat padi tumbuh subur dan juga bisa menghasilkan padi yang maksimal saat hendak dipanen nantinya. Anda juga tidak akan rugi jika melakukan tindakan ini bukan ? Selamat mencoba cara pemupukan padi yang baik dan benar ini, semoga berhasil.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *